oleh

Banjir Bandang Hanyutkan Hasil Panen Warga Parakanbeusi

-DAERAH-746 views
KABUPATEN LEBAK, MIP

Hujan deras yang mengguyur, Jumat sore (11/9), membuat air Ciujung meluap dengan cepat. Luapan air terjadi sekitar pukul 19.00 WIB membuat warga Parakanbeusi, Kecamatan Bojongmanik, Kabupaten Lebak, Banten, panik. Luapan air Ciujung begitu cepat sehingga melumatkan hamparan sawah sekitar tujuh hektare di blok Sabrang dan blok Tarikolot. Warga yang sedang beristirahat pun berhamburan ke sawah untuk menyelamatkan hasil panen yang masih berada di area persawahan.

Udir, salah satu warga Parakanbeusi, saat ditemui wartawan MIP mengatakan, dirinya merasa sedih hasil panen yang belum sempat dibawa ke rumah hanyut terseret air.

Petani pasrah padi yang sudah dipanen tetapi belum sempat dibawa ke rumah, ludes terseret arus banjir (Foto: Man/Apip)

“Kejadian ini sungguh di luar dugaan. Ini betul-betul musibah. Bukan padi saya saja yang terseret air, tapi punya beberapa warga pun sama. Kami hanya bisa mengelus dada dan pasrah,” ungkapnya dengan nada sedih.

Terpisah Ketua Kelompok Tani Intisari Dua, Supriyanto, membenarkan adanya banjir bandang yang terjadi sehingga mengakibatkan sebagian hasil panen warga hanyut terseret air.

“Saya sangat prihatin dengan kejadian ini. Selain hasil panen yang hanyut, ada beberapa yang belum dipanen pun hancur, bahkan sebagian sawah rata penuh dengan lumpur,” jelasnya.

Menurut dia, kerugian akibat banjir bandang tersebut sangat besar dan mengakibatkan gagal panen untuk sebagian warga Parakanbeusi. (Man/Apip)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *