oleh

Bupati Sukabumi: Pemkab akan Segera Bangun 100 Kamar Isolasi

-DAERAH-10 views

Saat ini sudah siap 24 ruang isolasi, Pemkab Sukabumi akan membuat 100 kamar isolasi di RSUD Sekarwangi.

KABUPATEN SUKABUMI, MIP

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi, Jawa Barat, bergerak cepat dalam penanggulangan covid-19. Bahkan, akan membuat 100 kamar isolasi di RSUD Sekarwangi.

“Kita akan membuat 100 kamar isolasi. Ruangan tersebut akan dibangun di belakang RSUD Sekarwangi. Sekarang sudah menyiapkan 24 ruang isolasi,” ujar Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami, saat jumpa pers di Pendopo Sukabumi, Selasa (24/3).

Gerak cepat penanggulangan covid-19 tersebut berkaitan dengan adanya satu pasien positif covid-19 di Kabupaten Sukabumi. Persiapan 100 kamar isolasi itu untuk mengantisipasi penambahan pasien dalam pengawasan (PDP) di kabupaten ini

“Musibah ini tidak tahu sampai kapan selesai. Alat pelindung diri (APD) sudah kita distribusikan sebanyak 70 di RSUD Sekarwangi dan 20 di RSUD Palabuhanratu. APD ini dari provinsi dan teman-teman, termasuk bantuan nutrisi untuk petugas,” ucap Marwan.

Antisipasi lain yang dilakukan Pemkab Sukabumi dengan penyemprotan disinfektan, terutama di area publik.

“Hari ini sudah dilakukan penyemprotan disinfektan di beberapa tempat. Besok rencana di Kecamatan Cisaat menggunakan mobil pemadam kebakaraan dan rescue,” ungkapnya.

Terkait pasien positif covid-19 tersebut, Pemkab Sukabumi sedang melacak orang-orang yang berkomunikasi denganya. Pelacakan termasuk mendata keluarga dan mencermati mobilisasi orang tersebut sebelum terindikasi positif.

“Sekarang pasien dirawat di RSUD Sekarwangi. Mudah-mudahan dengan tracing ini bisa mempersempit ruang. Sehingga, penyebaran covid-19 bisa tertanggulangi dan terdeteksi secara baik,” terangnya.

Bupati berharap, covid-19 ini menjadi perhatian dan komitmen bersama untuk menanggulanginya. Sehingga, tidak berkembang di Kabupaten Sukabumi.

“Masyarakat supaya aktif upaya pencegahan,” pintanya.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Sukabumi, Iyos Somantri, mengatakan, hingga saat ini masih ada 16 pasien dalam pengawasan (PDP). Sebanyak 13 PDP sudah diambil sampelnya.

“Dari 13 yang telah diperiksa, satu positif dan 8 negatif. Sisanya masih proses,” terangnya.

Iyos menambahkan, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) totalnya sebanyak 109. Jumlah yang sudah selesai pemantauannya sebanyak 30 orang.

“Masih dalam pemantauan sebanyak 79 orang,” paparnya.

Direktur RSUD Sekarwangi, dr. Albani Nasution, menambahkan, pasien positif covid-19 secara laboratorium menunjukkan perbaikan. Bahkan, kini tidak memakai alat bantu. Meskipun suhu tubuh masih cukup tinggi, tetap sesak nafasnya tidak terlalu berat.

“Obat-obatan sudah masuk semua. Doakan saja semoga bisa tertangani,” pungkasnya. (H. Bahar Mulyana/dbs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *