oleh

H. Sadili: Memilih Pemimpin Bagian dari Ibadah

-DAERAH-45 views
BELITUNG TIMUR, MEDIA INFO PUBLIK

Bebarapa saat lagi kita akan menghadapi pemilihan kepala daerah (Pilkada). Melalui pemilu ini kita akan menentukan siapa yang menjadi Bupati Belitung Timur (Beltim) dan wakilnya setidaknya untuk satu periode ke depan dan membangun menuju Beltim yang lebih baik untuk kesejahteraan masyarakat seutuhnya.

Karena itu, Kepala Seksi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Beltim, H. Sadili Sanusi, mengajak masyarakat Beltim agar menggunakan hak pilihnya untuk menentukan pilihannya menjadi pemiimpin pemerintahan Kabupaten Beltim, Kamis (12/11), di ruang kerjanya.

“Kita jadikan pemilu ini sebagai bagian dari upaya memilih pemimpin. Karena, bagi kita berpartisipasi dalam pemilu merupakan bagian dari ibadah kita kepada Allah. Dalam Islam, ibadah bukan saja berkaitan dengan akhirat, namun berhubungan juga dengan kehidupan di dunia saat ini, yaitu memilih pemimpin,” ujar Sadili.

Dia menegaskan, dalam memilih pemimpin, kita sudah mengacu pada nilai yang telah digariskan dalam Islam. Dalam Alquran ditemukan sifat pokok yang harus ditentukan.

“Marilah kita gunakan hak pilih kita dengan sebaik-baiknya. Kita jadikan pemilu sebagai harapan dan solusi. Bentuk partisipasi kita dalam menyukseskan pilkada, maka kita, ASN, TNI, dan Polri menjaga netralitasnya,” tuturnya mengingatkan.

Amanah itu, katanya menyambung, berupa memilih pemimpin yang berpihak kepada masyarakat. Karena, apabila amanah itu disia-siakan, maka akan datang kehancuran. Dan, setiap pemimpin itu akan dimintai pertanggungjawabannya nanti.

Ia meminta kepada masyarakat Beltim untuk menjaga agar pesta rakyat Pemilukada ini berjalan dengan jujur, aman, tertib, dan lancar. Hal ini untuk mencegah munculnya pertentangan dan permusuhan yang merugikan masyarakat itu sendiri.

“Pasangan calon harus menghormati pilihan rakyat. Semoga apa yang kita lakukan akan meningkatan kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Semoga kita mendapat pertolongan dan lindungan dari Allah swt., serta menjadikan negeri ini baldhatun tayyibatun warabbun ghafur,” ujarnya. (Helmi M. Fadhil)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *