oleh

Kepala BNPB: Tidak Kenal SARA, Covid-19 Bisa Serang Siapa Saja dalam Waktu Cepat

-NASIONAL-9 views
JAKARTA, MIP

Virus Korona (Covid-19) tidak mengenal latar belakang suku, agama, dan ras apa pun.  Virus ini bisa menyerang siapa saja dengan waktu yang sangat cepat.

Covid-19
Doni Monardo (Foto: Ist)

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala BNPB sekaligus Ketua Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19, Doni Monardo, melalui online, Sabtu (21/3).

“Mereka yang secara fisik kurang sehat inilah yang harus kita lindungi. Oleh karenanya, organisasi gugus tugas akan berusaha semaksimal mungkin mengingatkan masyarakat,” ujar Doni.

Dia menegaskan, pemerintah, dalam hal ini Presiden Jokowi, telah memberi instruksi, tidak akan ada karantina wilayah (lockdown).

“Sehingga jawaban saya ini mungkin bisa menjadi sebuah kepastian bagi seluruh komponen masyarakat, termasuk juga rekan-rekan sahabat dari berbagai negara yang sekarang berada di Indonesia, khususnya di Jakarta,” katanya tegas.

Peran Pemuka Agama

Lebih lanjut, dia menyampaikan, imbauan tetap berada di rumah sangat penting. Ia berharap seluruh pemuka agama dan tokoh masyarakat bisa menyampaikan pesan tersebut kepada seluruh warga negara dari berbagai latar belakang agama.

“Kita juga harus berusaha membuat masyarakat yang sehat tetap sehat, yang sudah terlanjur sakit kita obati sampai sembuh, termasuk mereka yang mungkin kurang sehat tetap kita upayakan untuk dirawat sampai sembuh,” ujarnya.

Menurut Doni, masing-masing diri tidak tahu di antara yang ada, apakah terpapar Covid-19 atau tidak.

“Kalau mereka yang sudah di rumah sakit dapat kita antisipasi, kita bisa menghindarinya. Atau, orang-orang yang sudah positif, diumumkan atau diberitahukan, kita bisa menghindarinya,” katanya.

Hal yang menjadi persoalan, menurut Kepala BNPB tersebut, adalah ketika ada orang yang belum diketahui tetapi yang bersangkutan ternyata sudah positif, sebagai pembawa virus, sebagai carrier.

Ia menambahkan, saat berada di tempat umum kalau di sekitarnya itu orang-orang yang sehat secara fisik, punya imunitas yang bagus, staminanya bagus, mungkin tidak terpapar.

“Tetapi kalau ada orang yang kesehatannya terganggu, seperti diabetes, jantung, dan penyakit bawaan lainnya, termasuk juga orang yang relatif usianya sudah tua, sangat mungkin virus ini menular kepada orang-orang tersebut. Setelah beberapa waktu mereka terjangkit,” pungkas jenderal bintang tiga tersebut. (Rus/setkab)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *