oleh

KONI Beltim: Pencak Silat Sepantasnya Diajarkan Sejak Usia Dini

-DAERAH-12 views
MANGGAR, MEDIA INFO PUBLIK

Pencak silat merupakan warisan budaya bangsa Indonesia. Olahraga beladiri ini telah berhasil mengangkat harkat dan martabat bangsa Indonesia, baik di lingkup regional maupun internasional. Hal itu karena menyangkut aspek seni budaya, aspek mental spiritual, aspek bela diri, dan aspek olahraga.

Demikian diungkapkan Ketua KONI Belitung Timur (Beltim), Santo, saat menyampaikan sambutan pada Kejuaraan Pencak Silat se-Kabupaten Beltim Tahun 2020 di Aula Kantor Camat Manggar, Jumat (13/11).

“Pencak silat merupakan warisan budaya Indonesia. Sehingga, pelestarian seni beladiri ini tidak hanya oleh IPSI, tetapi juga seluruh elemen masyarakat,” katanya.

Sebagai warisan leluhur yang bersifat positif, lanjutnya, pencak silat menjadi jati diri bangsa Indonesia. Sudah sepantasnya jika pencak silat diajarkan di usia dini serta kepada generasi muda penerus bangsa demi menjaga kelestarian pencak silat.

Sebanyak sembilan perguruan pencak silat di Kabupaten Belitung Timur (Beltim) mengikuti kejuaraan tersebut. Tema yang diusung kali ini adalah memupuk nasionalisme dengan kearifan Budaya dan pencak silat sebagai wadah silahturahmi pemersatu bangsa. Kejuaraan dibuka resmi Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Pemkab Beltim, Sarjono.

Tampak pula hadir Ketua DPRD Beltim, Fezzi Uktolseja, Plt. Camat Manggar, Fitri, Ketua IPSI IPSI Beltim, Sunarjo, dan para ketua perguruan pencak silat se-Beltim.

Ketua IPSI Beltim, Sunarjo, mengatakan, terselenggaranya kejuaraan ini untuk memperkenalkan olahraga beladiri ke masyarakat, menumbuhkan jiwa kompetisi, dan mempererat persaudaraan antarpesilat, pelatih, serta perguruan yang ada di Beltim.

Ia menambahkan, untuk para atlet pencak silat kejuaran ini dimaksudkan untuk menanamkan jiwa pendekar yang selalu berjuang pantang menyerah, berjiwa ksatria, dan sportif, baik dalam pertandingan maupun di luar pertandingan.

Peserta, panitia, IPSI, KONI, dan pejabat Beltim dalam Kejuaraan Pencak Silat Se-Kabupaten Beltim Tahun 2020 (Foto: ISt)
Kearifan Budaya

Staf Ahli Pemkab Beltim, Sarjono, mengungkapkan rasa bangganya. Ia bangga pencak silat menjadi salah satu cabang olahraga yang mengangkat kearifan budaya Indonesia yang dipertandingkan di Beltim.

“Saya menyambut baik pelaksanaan kejuaraan ini. Saya berharap IPSI Beltim bisa memunculkan atlet-atlet yang membanggakan daerah di tingkat provinsi hingga nasional,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPRD Beltim, Fezzi Uktolseja, mengapresiasi IPSI dan KONI Beltim menyelenggarakan kejuaraan pencak silat di tengah pandemi Covid-19. Penyelenggaraan tersebut berlangsung dengan protokol kesehatan yang ketat. Ia berharap pelaksanaan berjalan dengan aman dan lancar.

“Memang di tengah pandemi ini kita tidak boleh menyerah. Namun, kita harus menjaga diri dan lingkungan dengan menerapkan protokol kesehatan,” katanya. (Helmi M.F.)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *