oleh

Lapas Rangkasbitung Bekali WBP dengan Pelatihan Pertanian

-DAERAH-62 views
KABUPATEN LEBAK, MEDIA INFO PUBLIK

Lapas Rangkasbitung mengadakan pelatihan penanaman cabai untuk warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang berlangsung di Aula Pembinaan Lapas Rangkasbitung, Selasa (12/1). Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Lebak digandeng sebagai mitra kerja dalam penyelenggaraan pelatihan tersebut.

Pelatihan tersebut sejalan dengan rencana/kalender kerja dan target kinerja 2021 yang menetapkan Lapas Kelas III Rangkasbitung sebagai lapas produktif. Targetnya menjadi sentra pertanian sayur-mayur dan peternakan. Pelatihan itu digelar selama beberapa hari ke depan dengan metode teori dan praktik. WBP yang mengikuti akan mengikuti uji kompetensi dan peserta yang lulus dalam pelatihan tersebut akan mendapat sertifikat keahlian.

BACA JUGA: Polres Lebak Lakukan Penyemprotan Disinfektan

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kalapas Rangkasbitung, Budi Ruswanto. Turut hadir dalam kegiatan itu Kepala Dinas Pertanian, Rahmat Yuniar, Sekdis Pertanian, kabid dinas, dan penyuluh pertanian. Tampak pula hadir pejabat struktural lapas dan jajaran petugas pembinaan.

wbp Rangkasbitung
WBP yang mengikuti pelatihan pertanian akan diberikan sertifikat tanda kelulusan mengikuti pelatihan (Foto: Hms)

Kalapas Budi Ruswanto mengatakan, pelaksanaan pelatihan pertanian tersebut atas kerja sama Lapas Rangkasbitung dengan Dinas Pertanian Kabupaten Lebak.

“Saya berharap setelah keluar dari lapas, warga binaan tidak lagi melakukan tindak pidana. Sebaliknya, menjadi manusia unggul, mandiri, dan berperan aktif, serta kreatif membangun bangsa dan negara. Sertifikasi pelatihan ini dapat menjadi bekalnya,” ungkap Budi.

Dia berharap kegiatan ini nantinya akan menunjang produktivitas pada sarana asimilasi dan edukasi, serta dapat berkontribusi terhadap capaian PNBP 2021.

BACA JUGA: Presiden Jokowi Instruksikan Percepatan Pencarian Korban dan Kotak Hitam Sriwijaya SJ182

Sementara itu, Kadis Pertanian Kabupaten Lebak, Rahmat Yuniar, mengatakan, pelatihan tersebut difokuskan di bidang olerikultura (sayuran) dengan melakukan pelatihan penanaman. Salah satunya adalah penanaman cabai. (Apip)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *