oleh

Panglima TNI Pimpin Upacara Pemakaman Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso

-NASIONAL-198 views
KARAWANG, MIP

Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, memimpin upacara pemakaman secara militer Panglima TNI periode 2007-2010, Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso. Almarhum dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) San Diego Hills, Karawang, Jawa Barat, Minggu (10/5).

Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, memberikan penghormatan terakhir di pusara almarhum Panglima TNI Periode 2007-2010 (Foto: Dok. Puspen TNI)

Untuk pencegahan penyebaran covid-19, prosesi pemakaman almarhum tetap mengikuti standar protokol kesehatan. Dalam protap upacara pemakaman militer pasukannya berjumlah satu kompi (120 personel), namun kali ini hanya 40 personel.

Sebagai inspektur upacara, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto membacakan Apel Persada di depan pusara Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso.

“Saya Panglima TNI atas nama negara, bangsa, dan TNI dengan ini mempersembahkan ke Persada Ibu Pertiwi jiwa, raga, dan jasa-jasa almarhum. Nama: Djoko Santoso, pangkat: jenderal TNI (purn), jabatan: Mantan Panglima TNI, kesatuan: Markas Besar TNI, putra dari Bapak H. Djoko Soedjono (almarhum), yang telah meninggal dunia demi kepentingan serta keluhuran negara dan bangsa pada Minggu, 10 Mei 2020, pukul 06.30 WIB di RSPAD Gatot Soebroto karena sakit. Semoga jalan Dharma Bhakti yang ditempuhnya dapat menjadi suri teladan bagi kita semua dan arwahnya mendapat tempat yang semestinya di alam baka,” kata Panglima TNI membacakan Apel Persada.

Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, menghaturkan duka cita mendalam seraya menyerahkan bendera merah putih kepada keluarga almarhum Panglima TNI Periode 2007-2010, Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso (Foto: Dok. Puspen TNI)

Selama berdinas, Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso dianugerahi berbagai penghargaan bintang jasa/tanda jasa, di antaranya Bintang Dharma, Bintang Yudha Dharma Utama, Bintang Kartika Eka Paksi Utama, Bintang Yudha Dharma Pratama, Bintang Kartika Eka Paksi Pratama, Bintang Yudha Dharma Nararya, Bintang Kartika Eka Paksi Nararya, dan Satyalencana Seroja.

Sebagai wujud penghormatan terakhir dan belasungkawa atas meninggalnya mantan Panglima TNI tersebut, TNI menyatakan berkabung dengan mengibarkan bendera setengah tiang selama tujuh hari (10-17 Mei 2020) di seluruh jajaran TNI di seluruh Indonesia. (Rus/Puspen TNI)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *