oleh

Pupuk Bersubsidi Menghilang, Petani Dusun Kalimendong Terancam Gagal Panen

-DAERAH-25 views
KABUPATEN BANJARNEGARA, MIP

Warga Dusun Kalimendong, Desa Danaraja, Kecamatan Purwonegoro, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, resah karena tiba-tiba pupuk bersubsidi menghilang bak ditelan bumi. Mereka kelimpungan mencari pupuk bersubsidi untuk tanamannya. Warung-warung yang biasa menjual pupuk bersubsidi pun angkat tangan ketika ditanyakan ketersediaannya.

Selama ini petani dusun tersebut memang mengandalkan pupuk bersubsidi untuk tanaman padi mereka. Saat ini padi sudah ditanam, sekarang ini waktunya diberi pupuk. Ternyata terjadi kelangkaan pupuk bersubsidi beberapa bulan ini. Padahal, petani sangat terbantu dengan adanya pupuk bersubsidi karena harganya berkisar Rp90 ribu per 50 kg. Sementara itu, pupuk nonsubsidi harganya empat kali lipat dari harga pupuk bersubsidi. Kalau petani dipaksa untuk membeli pupuk nonsubsidi, mereka tidak sanggup.

“Kami kebingungan mencari pupuk. Di warung-warung tempat kami biasa beli pupuk bersubsidi pun kosong pupuknya. Padahal, kami sangat membutuhkan pupuk tersebut. Ada sebenarnya? Apa benar-benar pasokannya habis? Atau ini permainan tengkulak?” kata Anto, warga yang baru saja menanyakan pupuk bersubsidi di warung pupuk, Selasa (23/6).

Karena itu, katanya menambahkan, warga Dusun Kalimendong berharap pemerintah meninjau ke lapangan supaya tahu penderitaan petani.

“Khususnya kami yang orang kecil ini. Tanpa bantuan dan perhatian pemerintah, kami sangat kesulitan untuk berkembang. Tanpa pupuk, hasil tani kami mungkin tidak akan bagus. Panennya pun ga mungkin maksimal. Kami bisa bangkrut, tidak bisa nanem lagi,” katanya dengan nada prihatin. (Awan Setiawan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *