oleh

Semoga Bansos PSBB Tepat Sasaran

-OPINI-11 views

oleh Boy T.P.

Lapar… lapar.. lapar …! Jangan sampai ada lagi rakyat teriak kelaparan dan susah seperti itu sejak pemerintah sudah menggelontorkan dana bansos Rp170 triliun lebih dalam menghadapi masa PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar).

Maka diharapkan para aparatur petugas yang bersih cekatan dalam mengalokasikan, menyalurkan dana bansos itu tepat sasaran hingga benar-benar sampai pada yang berhak alias orang-orang kecil, ekonomi lemah. Tentunya, di sinilah peran lurah, kades dibantu RT dan RW, harus tepat dalam mendata rakyat yang tidak dan berhak menerima dana bansos dimaksud.

Presiden Jokowi Kamis kemarin dalam siaran persnya menegaskan, dana bansos ini diprioritaskan bagi rakyat yang yang berhak, seperti sopir taksi, sopir truk, ojek online, pedagang kecil, usahawan mikro dan rakyat yang ekonominya lemah selama tiga bulan berturut-turut.

Jokowi pun tidak segan-segan mengambil tindakan tegas melalui Polri, TNI, KPK, dan institusi hukum lainnya jika kedapatan ada oknum nekat melakukan korupsi terhadap dana bansos ini. Mereka akan disikat habis.

Rincian

Dana bansos untuk warga DKI totalnya Rp2,2 triliun berupa sembako diprioritaskan 2,6 juta jiwa atau setara dengan 1,2 juta KK dengan rincian Rp600 ribu/bulan dan berlaku hingga tiga bulan ke depan (hingga Juli 2020).

Sementara untuk Bogor, Depok, Tanggerang, dan Bekasi dialokasikan hingga Rp1 triliun dengan sasaran 1,6 juta jiwa (576 ribu KK) selama tiga bulan juga.

Bansos untuk di luar Jabodetabek dianggarkan Rp16,2 triliun. Jenisnya bansos tunai dengan sasaran 9 juta KK dengan rincian Rp600 ribu/bulan dan berlaku hingga tiga bulan berturut-turut .

Presiden Jokowi juga sudah menginstruksikan penyaluran dana lewat program padat karya di beberapa kementerian, seperti Kementerian Tenaga Kerja dengan anggaran Rp16,9 triliun, Kementerian PUPR dengan anggaran Rp10,2 triliun.

Polri pun turut dalam penyaluran dana serupa ini dengan istilah “Program Keselamatan”. Bantuannya Rp600 ribu selama tiga bulan berturut-turut dengan sasaran supir-supir taksi, bus, bajaj, dan sejenisnya. Anggarannya memang hanya Rp360 miliar.

Semoga bantuan dana tersebut bermanfaat bagi rakyat menengah ke bawah dan benar-benar berjalan adanya hingga tepat sasaran sampai ke rakyat miskin. Karena, kita sadari selama pemberlakuan masa PSBB sangat sulit menjalankan kehidupan sehari-hari yang hampir fulltime di rumah saja.

Semoga badai cepat berlalu. Menginjak bulan Ramadan semoga pandemi Covid-19 ini berlalu dari negeri tercinta kita ini. Kita mayoritas yang menunaikan ibadah puasa dapat menjalankannya dengan penuh rasa khusyuk. Puji dan syukur ke hadirat Allah swt. Aamiin YRA.

Boy T.P.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *