oleh

Sempat Tinggal Dua Hari di Kuburan, Hendra MC Akhirnya Dijemput Keluarga

-DAERAH-4 views
KOTA TANGERANG, MIP

Setiap orang pasti mendambakan hidup nyaman dan tenteram di masa tuanya. Sayangnya, tidak semua orang bisa menikmati hal itu. Salah satunya, Hendra (68 tahun), lansia di Kota Tangerang. Mantan MC dan seniman gambang kromong ini terpaksa tinggal di Pemakaman Tanah Pasir, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Naglasari, Kota Tangerang, Banten.

Dokter Feriansyah (kanan) bersama staf Dinsos Tangerang (Foto: Anna)

Kabid Rehsos Dinsos Kota Tangerang, dr. Feriyansyah, kepada Media Info Publik di kantornya, Jumat (24/7), mengatakan, Hendra sebelumnya tinggal di kontrakan bersama anak angkat dan menantunya. Mereka terpaksa pindah karena tak sanggup membayar uang kontrakan. Akhirnya, Hendra tinggal selama dua hari (16-17 Juli) di kuburan. Sementara anak angkatnya memilih tinggal di keluarga suaminya di Kelurahan Karangsari.

Masyarakat melaporkan kejadian tersebut ke Kecamatan Neglasari dan Dinsos Kota Tangerang. Laporan itu segera ditindaklanjuti Kadis Dinsos, Suli Rosadi, S.Sos., dengan menurunkan tim reaksi cepat (TRC) ke lokasi keberadaan Hendra.

Setelah diadakan klarifikasi, Hendra kemudian dievakuasi oleh petugas TRC Dinsos bersama aparat kelurahan dan kecamatan untuk ditempatkan di Rumah Singgah Dinsos.

”Pelayanan anak dan lansia terlantar kami lakukan sesuai dengan standard pelayanan minimal sebagaimana diatur dalam Permensos No. 16 Tahun 2019. Kami memberikan dukungan psikososial ke klien, Hendra, untuk kemudian dilanjutkan dengan asesmen. Ternyata Hendra mempunyai keluarga besar yang selama ini tidak mengetahui kondisi yang bersangkutan dan tidak punya kemampuan untuk mencari tahu keberadaan mereka,” Ferry menerangkan.

Keluarga besar Hendra akhirnya menjemput lelaki malang itu (Foto: Anna)

Setelah dilacak dan dihubungi, keluarga besar Hendra akhirnya menjemput dan membawanya untuk dirawat keluarga besar di wilayah Mauk, Kabupaten Tangerang.

Menutup wawancara, dr. Ferry mengucapkan terima kasih atas partisipasi masyarakat dan jurnalis yang telah membantu melaporkan orang terlantar tersebut sehingga cepat ditangani oleh Dinsos Kota Tangerang.

Dalam pesan tertulisnya, Kadis Dinsos Kota Tangerang, Suli Rosadi, menjelaskan bahwa keluarga yang dengan sengaja menelantarkan anggota keluarganya bisa dituntut oleh negara. Pihak Dinsos mempunyai kewenangan dan tanggung jawab sesuai dengan aturan yang berlaku. (Anna Maria)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *