oleh

Vicon dengan KPK, Pj. Sekda Siak Paparkan Penganggaran Penanganan Covid-19

-DAERAH-16 views
KABUPATEN SIAK, MIP

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak bersama kabupaten/kota lainnya mengikuti rapat koordinasi (rakor) dengan KPK Wilayah Provinsi Riau melalui video conference (vicon). Rakor yang berkaitan dengan penanganan covid-19 ini berlangsung pada Selasa (19/5).

Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Koordinasi Pencegahan Wilayah V KPK, Budi Waluya, mengatakan, KPK saat ini concern dalam memantau penanganan covid-19.

“Pandemi covid-19 ini sangat mengganggu kehidupan dan ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah daerah diharuskan membuat anggaran untuk menangani kasus covid-19 tersebut,” kata Budi.

Selaku salah satu lembaga pemberantasan korupsi, KPK mengingatkan agar tidak ada yang salah dalam mengelola anggaran tersebut.

“Kami mengingatkan agar dalam pelaksanaan penanganan covid-19 jangan sampai ada yang salah kaprah, khususnya dalam masalah anggaran. Seperti, mengambil keuntungan dan menerima gratifikasi dari penyediaan anggaran. Penyerahan bantuan harus tepat sasaran dan penyelewengan dalam penyerahan bantuan harus dihindarkan,” ucapnya.

Sementara itu, Pelaksana Jabatan (Pj.) Sekretaris Daerah Kabupaten Siak, Jamaluddin, menjelaskan, Kabupaten Siak telah melaksanakan PSBB bersama dengan 4 kabupaten lainnya. PSBB di Siak berlangsung dari 14 hingga 28 Mei 2020.

Data kasus covid-19 di Kabupaten Siak, lanjutnya, jumlah ODP 4.009 orang. Jumlah PDP 53 orang, dengan rincian sedang dirawat 5 orang, meninggal 8 orang, dan sembuh 39 orang.\

Bantuan Sosial

“Terkait bantuan sosial, dengan dilaksanakannya PSBB, Pemprov Riau memberikan bantuan keuangan kepada daerah yang melaksanakan PSBB sebesar Rp300.000/KK. Akan tetapi, sampai saat ini bantuan keuangan dari provinsi masih dalam tahap pencairan,” katanya.

Selain itu, Pemkab Siak juga memberikan bantuan berupa sembako sebesar Rp200.000/paket dengan jumlah penerima 16.850 KK dan sudah dicairkan di 13 kecamatan.

“Untuk BLT desa, dari 122 desa se-Kabupaten Siak, baru 115 desa yang dicairkan dan akan terus berjalan bagi desa yang belum dicairkan. Jumlah KK yang sudah menerima BLT desa ini 15.634 KK. Alhamdulillah tidak ada kendala dalam proses pelaksanaan, sehingga masyarakat bisa langsung merasakan bantuannya,” ucapnya di Live Room, Kantor Bupati Siak.

Pemkab Siak, melalui Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Siak, telah menerima beberapa bantuan dari pihak ketiga, baik dari perusahaan swasta, BUMD, BUMN, maupun organisasi masyarakat yang peduli terhadap penanganan covid-19 di Kabupaten Siak.

“Bantuan dari pihak ketiga ini, awalnya kami berikan langsung ke PDP yang diisolasi selama 14 hari karena awalnya pemda belum ada sumber dana. Kami juga berikan kepada masyarakat yang terdampak covid-19 yang tidak bisa dimasukkan di beberapa bantuan, seperti BLT pusat, sembako kabupaten, maupun BLT desa. Karena batuan tersebut membutuhkan nomor induk kependudukan (NIK), ada masyarakat yang belum mempunyai NIK,” katanya. (Ujang K./hms)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *