oleh

Warga Waswas, Jalan Penghubung Kebumen Utara-Banjarnegara Rusak Parah

-DAERAH-97 views
KEBUMEN, MEDIA INFO PUBLIK

Jalan penghubung Kabupaten Kebumen dengan Kabupaten Banjarnegara sebagian rusak parah dan membahayakan pengguna jalan. Jalan rusak parah tersebut sepanjang hampir 2 km. Letaknya persisnya di daerah Lohkidang, Desa Giritirto, Karanggayam, Kabupaten Kebumen.

Warga Kebumen, khususnya bagian utara, mengeluhkan dan merasa sangat khawatir bila melintas jalan tersebut. Warga pengendara kendaraan bermotor waswas bila warga melintas jalan tersebut karena bahaya selalu mengancam di depan mata. Motor tergelincir dan jatuh sering terjadi akibat kerusakan jalan tak pernah diperbaiki oleh instansi berwenang. Kondisi makin parah manakala hujan turun, pengendara motor bagaikan masuk ke mulut buaya.

Di bagian lain jalannya tak beraspal lagi, licin bila hujan dan berkubang (Foto: Madya)

Kondisi berbahaya tersebut sudah seringkali diungkapkan kepada pejabat berwenang di sana, tetapi hingga saat ini belum ada tanda-tanda perbaikan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen, khususnya yang menangani pemeliharaan dan perawatan jalan tampaknya belum terketuk hatinya. Kekhawatiran warga bertambah dengan datangnya musim hujan.

Suratno, pedagang yang sehari-hari melintasi jalan tersebut, mengatakan, dirinya harus ekstra hati-hati mengendarai motornya bila melewati jalan itu.

“Rusak parah jalannya. Kalau musim hujan kaya gini jalan menjadi berlubang, aspal ngelotok, tergenang air, dan licin. Pokoknya ngerilah,” tuturnya kepada Media Info Publik, Sabtu (14/11).

Dia menjelaskan, jalan rusak tersebut masih di wilayah Kabupaten Kebumen. Kalau sudah masuk wilayah Kabupaten Banjarnegara jalannya sudah mulus, dicor rapi, dan nyaman.

Karena itu, ia dan masyarakat sekitar, dan pengguna jalan tersebut berharap Pemkab Kebumen segera memperbaikinya. Karena, akses jalan yang sudah lama rusak itu berada di wilayah Kabupaten Kebumen.

“Bukan cuma pengguna sepeda motor yang sering mengalami kecelakaan, pengguna kendaraan roda empat pun sering kandas mobilnya di jalan yang rusak parah tersebut,” ungkapnya. (Madya Tjahjana)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *