oleh

Zona Hijau Positif Covid-19 Beltim Jebol oleh Warga Pendatang Pelaku Tambang

-DAERAH-22 views
BELITUNG TIMUR, MIP

Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Belitung Timur (Beltim), Bupati Beltim, Yuslih Ihza, mengumumkan, pasien positif covid-19 pertama di Kabupaten Beltim. Pada konferensi pers yang berlangsung di Kantor Bupati Beltim, Senin (11/5), Yuslih mengungkapkan hal itu.

Hadir dalam acara itu Ketua Satgas Covid-19 RSUD Belitung Timur, dr. Hotma Banjarnahor, Kapolres Beltim, AKBP Jojo Sutarjo. Juga tampak hadir Kajari Beltim, Abdur Kadir, S.H., dan Sekda Beltim, Ikhwan Fahrozi. Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Kabupaten Beltim, Yulhaidir, terlihat pula hadir.

“Saya ingin menyampaikan informasi yang diterima dari RSUD dr. Masidi Djudono, Tanjung Pandan. Pasien nomor 750 atas nama OH (61 tahun) positif covid-19,” kata Yuslih.

Baca Juga: Ketua Gugus Tugas Covid-19: Pimpinan Daerah Jangan Pingpong Warga

Ia memaparkan, pasien warga asal Bekasi, Jawa Barat, yang bekerja di tambang pasir. Pasien tinggal di Desa Tanjung Batu Itam, Kecamatan Simpang Pesak, Beltim. OH diketahui positif saat memeriksa kesehatan di RSUD dr. Masidi Djudono untuk mendapatkan surat keterangan bebas covid-19.

“OH datang ke RSUD dr. Masidi Djudono untuk mendapatkan surat keterangan bebas covid-19 sebagai syarat layak terbang dari maskapai. Saat dilakukan rapid test, didapatlah hasil reaktif sehingga langsung dilakukan isolasi,” katanya menjelaskan.

Tracking

Menindaklanjuti hal tersebut, Dinkes Beltim segera melakukan tracking terhadap beberapa orang yang pernah kontak dengan pasien. Bupati Beltim menyarankan agar masyarakat yang pernah berinteraksi dengan pasien tersebut segera menghubungi tim gugus tugas di Beltim.

“Saya mengimbau kepada siapa saja yang merasa pernah berinteraksi dalam jarak dekat dengan OH segera menghubungi petugas tracking Dinkes Beltim. Tujuannya untuk dilakukan pemeriksaan sesuai ketentuan yang berlaku demi menghindari dan mengendalikan penyebaran covid-19,” ujarnya.

Baca Juga: Ketua Tim PKK Beltim Susy Siswari Serahkan 750 Masker kepada TP PKK Kecamatan

Sementara itu, Ketua Satgas Covid-19 RSUD Beltim dr. Hotma Banjarnahor, menyampaikan, pihaknya hingga kini masih terus melakukan tracking terhadap orang-orang yang pernah kontak dengan pasien tersebut.

“Untuk saat ini pasien masih ada di RSUD Tanjung Pandan. Jadi, belum ada  penyampaian atau tindakan atau apa. Mengenai kemungkinan dirujuk ke Beltim belum ada, tapi jika dirujuk kami siap. Kami dari Gugus Tugas Beltim sudah melakukan tracking kepada beberapa orang yang terkait pasien positif. Kami  mohon kepada masyarakat untuk proaktif supaya kita bisa menyetop penyebaran virus korona,” ujar Hotma.

Pihaknya bisa mempublikasikan informasi itu apabila ada surat dari Litbangkes RI yang disampaikan ke  Dinas KPPKB Beltim melalui Dinkes Babel.

“Dengan surat resmi itulah baru kita bisa melakukan siarai pers tentang kondisi atau hasil pemeriksaan dari beberapa pasien yang baru kita duga terkait covid-19. Kita katakan pasien ini dari Beltim karena aktivitasnya 14 hari terakhir berada di Beltim,” ujarnya. (Helmi M.F.)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *